Meninggal Dunia di Lokasi, Pria Ambruk di Depan Komplek DPRD Banjarmasin

Kamis, 30 April 2026, 19:17 WIB Last Updated 2026-04-30T11:19:02Z
---

Seorang warga Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala (Batola), mendadak ambruk dan meninggal dunia di Jalan Japri Zam-zam, Banjarmasin Tengah

REPORTASEINDONESIAN.COM, BANJARMASIN - Seorang pria berusia sekitar 40 tahun ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan Japri Zam-zam, tepat di depan Komplek DPRD, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 14.20 Wita.

 

Baca Juga: Meriah dan Kondusif Perayaan May Day 2026 di Banjarmasin 

 

Korban diketahui merupakan warga Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala (Batola). Saat ditemukan, pria tersebut mengenakan celana pendek warna krem dan kaos, dengan kondisi tergeletak di sekitar bantaran sungai Japri Zam-zam.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat ambruk secara mendadak di lokasi. Namun hingga kini, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Informasi pertama kali beredar melalui pesan berantai di media sosial WhatsApp (WA), yang meminta relawan ambulans untuk segera merapat ke lokasi kejadian.

“Tolong relawan ambulans yang terdekat, ada orang meninggal dunia di depan Gang DPRD IV dan V,” tulis salah satu pesan yang beredar.

Tak lama berselang, relawan bersama petugas langsung mengevakuasi korban ke ruang pemulasaraan jenazah atau kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin. Selanjutnya, pihak kepolisian dari Inafis Polresta Banjarmasin melakukan pendataan dan penanganan awal di lokasi.

Dari informasi yang dihimpun relawan, korban diduga bernama Husaini alias Sangkuriang. Namun, identitas resmi belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan kartu tanda penduduk (KTP) pada diri korban.

 

“Untuk sementara kami masih menunggu pihak keluarga dari Tabunganen. Informasinya istrinya sedang dalam perjalanan ke Banjarmasin,” ujar Amat, salah satu relawan.

 

Pihak kepolisian dan relawan saat ini terus berupaya memastikan identitas korban serta menghubungi keluarga agar proses selanjutnya dapat segera dilakukan, termasuk pemakaman oleh pihak keluarga. (arsuma)

 

Komentar

Tampilkan

Terkini