REPORTASEINDONESIAN.COM, BANJARMASIN – Kasus dugaan penganiayaan terjadi di kawasan Jalan Belitung Darat, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan. Seorang pria bernama Iwan Rahmadi (40) mengalami luka di bagian hidung setelah diduga dipukul pria berinisial A, Jumat (8/5/2026) sore.
Akibat kejadian tersebut, korban harus mendapatkan perawatan medis dan menerima empat jahitan di bagian hidung usai berobat di Puskesmas Belitung. Perkara ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Banjarmasin Barat pada Minggu (10/5/2026). Namun hingga Sabtu (23/5/2026), terduga pelaku disebut masih belum berhasil diamankan aparat kepolisian.
Menurut keterangan sepupu korban, Anang, insiden tersebut dipicu persoalan salah paham terkait keberadaan seorang pria berinisial P yang disebut memiliki persoalan utang piutang dengan pelaku. “Awalnya pelaku datang mencari seseorang berinisial P. Saat ditanya, korban menjawab kalau orang itu mungkin diamankan Satpol PP karena sering terlihat sebagai gelandangan di kawasan sini,” ujar Anang.
Setelah itu, pelaku disebut pergi ke kawasan Kelayan dan ternyata berhasil menemukan pria yang dicarinya. Merasa dibohongi oleh korban, pelaku kemudian kembali mendatangi Iwan dan diduga langsung melakukan pemukulan beberapa kali. “Korban dipukul hingga hidungnya luka dan harus dijahit,” katanya.
Pihak keluarga mengungkapkan, sempat dilakukan upaya mediasi pada Minggu (10/5/2026) yang difasilitasi Bhabinkamtibmas setempat bersama orang tua terduga pelaku. Namun proses damai itu berakhir buntu lantaran pelaku tidak hadir secara langsung. “Kami sebenarnya tidak menutup pintu damai. Tapi setidaknya harus ada itikad baik dan pelakunya hadir meminta maaf. Nyatanya yang datang hanya orang tuanya,” jelas Anang.
Karena tidak menemukan titik temu, keluarga korban akhirnya memilih melanjutkan proses hukum dan berharap polisi segera menangkap pelaku. “Kami ingin ada efek jera supaya korban tidak kembali diganggu. Iwan ini orangnya pendiam, jangankan melawan, lari saja susah,” tambahnya.
Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol M Noor Chaidir melalui Kanit Reskrim Iptu Indra Permadi membenarkan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku. “Pelaku masih dalam pengejaran. Kami juga terus melakukan pendekatan kepada pihak keluarga agar yang bersangkutan mau menyerahkan diri,” ujar Indra, Minggu (24/5/2026).
Penulis Ars
Editor Suyi
Tags
Hukum & Peristiwa
