![]() |
| RUMAH SINGGAH - Anggota KPL Polresta Banjarmasin saat mengantarkan orang terlantar ke rumah singgah, Senin (25/05/2026) malam.(foto:istimewa) |
REPORTASEINDONESIAN.COM, BANJARMASIN - Penanganan terhadap seorang warga terlantar dilakukan oleh Personil Polsek KPL Banjarmasin, Senin (25/05/2026) malam. pukul 21.30 WITA. Dengan mengantarkan yang bersangkutan ke Rumah Singgah Kota Seribu Sungai ini..
Hal itu sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian aparat terhadap persoalan sosial. Lantaran remaja yang ditemukan di daerah hukum Polsek KPL Banjarmasin.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Personil Piket SPKT Regu III. Setelah sebelumnya menerima informasi mengenai keberadaan seorang warga yang diduga terlantar, hingga membutuhkan penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.
Petugas kemudian melakukan pendekatan secara humanis, dengan menggali keterangan awal terkait identitas yang bernama Agus Kurniawan (19) warga Desa Suka Mulya Kecamatan Batu Ampar Wilayah Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Sementara kondisi yang bersangkutan, memastikan keadaan fisik dalam kondisi aman. Kemudian memberikan pendampingan sebelum dibawa menuju ke Rumah Singgah Kota Banjarmasin.
Hal itu guna mendapatkan penanganan profesional sesuai prosedur. Proses pengantaran dengan menggunakan Mobil Patroli dilakukan dengan penuh empati dan pengawasan, mengingat orang terlantar kerap berada dalam kondisi psikologis maupun ekonomi yang renker.
Sementara itu juga diperlukan perlakuan persuasif dan tidak represif agar yang bersangkutan merasa aman dan terlindungi selama proses berlangsung.
Setibanya di Rumah Singgah Kota Banjarmasin, petugas berkoordinasi dengan pihak terkait. Yakni untuk menyerahkan serta menyampaikan hasil pendataan awal.
Langkah tindak lanjutnya seperti asesmen sosial, penelusuran keluarga, maupun pemberian bantuan dapat segera dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Kapolsek KPL Banjarmasin Kompol Dr Abd Rauf, Jum'at. (29/5/2026) menerangkan bahwa setiap temuan warga terlantar di lapangan harus segera ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
"Karena persoalan orang terlantar tersebut menyangkut aspek kemanusiaan, keselamatan individu, serta ketertiban sosial di lingkungan sekitar. Sehingga harus kordinasikan kepada pihak terkait secara cepat,"pungkas Rauf.
Penulis : Ars
Editor : Suyi
