Reportase Indonesia

Peresmian dan Pelantikan Pengurus DPC NA’AT (Naqobah Ansab Aulia Tis’ah) Banjar Bakul Periode 2026-2031

 

Peresmian dan Pelantikan Pengurus DPC NA’AT Banjar Bakul periode 2026-2031

REPORTASEINDONESIAN.COM, BANJARBARU - Pengurus DPC NA’AT (Naqobah Ansab Aulia Tis’ah) Banjar Bakul periode 2026-2031 secara resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP NA’AT Indonesia KH R Ilzamuddin Sholeh di Sekretariat NA’AT Kota Banjarbaru, pada Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Jalan Pembangunan Banjarmasin Terbakar, Relawan Damkar Bergerak Cepat

Ketua NA’AT Banjar Bakula terpilih Raden Syarif Hidyatullah Al Fandanari mengucapkan terimakasih, dan mohon doa agar dapat mengemban amanah sebagai pimpinan NA’AT Banjar Bakula. “Mari kita tingkatkan kekerabatan dan silaturrahmi, saya ucapkan terima kasih atas amanah ini,” tutur Raden Syarif Hidyatullah Al Fandanari dalam sambutannya.

Ketua Umum DPP NA’AT Indonesia KH R Ilzamuddin Sholeh mengungkapkan, nikmat patut disyukuri atas anugrah Allah SWT. “Semoga kita mendapatkan syafaat di hari kiamat nanti,” ujarnya.

Ia berharap, menjaga persatuan dan kesatuan di dalam NA’AT. “NA’AT dibentuk dengan tujuan sangat mulia yakni ‘Menyatukan Yang Terserak, Menanam Yang Tidak Hanya Memanen”, tambahnya.

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Jalan Pembangunan Banjarmasin Terbakar, Relawan Damkar Bergerak Cepat  

Untuk itu, NA’AT selalu bersilaturahim dengan garis laki-laki dan garis perempuan. “Kta semua bersaudara dalam garis NA’AT,” jelasnya.

Menurutnya, kesultanan banjar ada garis keturunan Walisongo. “penelaahan ulang mengenai sejarah masuk Islamnya Sultan Suriansyah, raja pertama Kesultanan Banjar. Selama ini catatan umum mencatat bahwa Sultan Suriansyah yang sebelumnya bernama Raden Samudera resmi memeluk Islam pada 24 September 1526 Masehi atau 6 Zulhijah 932 Hijriah. Prosesi tersebut dipimpin oleh Khatib Dayan, ulama utusan Kesultanan Demak yang tiba sejak tahun 1521 Masehi sebagai bagian dari dukungan militer Demak untuk membantu Banjar menghadapi Kerajaan Negara Daha,” tambahnya.

Ketua DPW NA’AT Kalsel KH Abbas berharap, semua dzuriat NA’AT dapat menteladani yang dicapai leluhur kita. “Terimakasih atas hadirnya NA’AT Banjar Bakula yang telah terbentuk,” paparnya.

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Jalan Pembangunan Banjarmasin Terbakar, Relawan Damkar Bergerak Cepat  

DPC NA’AT Banjar Bakula merupakan istimewa yang pengurusnya terdiri dari beberapa tokoh. “Insya Allah akan lahir lagi NA’AT di Kalsel, kami mohon doa, agar di Kalsel bisa mengumpulkan saudara-saudara kita yang dijadikan satu dalam NA’AT,” katanya. 

Guru Malik Al Banjari mengatakan, alhamdulillah dapat bersilaturrahmi antara dzuriat Syech Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kalampaian) dan Kesultanan Banjar. “Kebaikan Kesultanan Banjar, dan menjadi silaturrahmi terjalin hari ini. Apalagi ada garis perkawinan pernikahan dengan turunan Walisongo,” paparnya.

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Jalan Pembangunan Banjarmasin Terbakar, Relawan Damkar Bergerak Cepat  

Guru Supian Al Banjari menyatakan, kebersamaan dan persatuan terus berlanjut antar garis keturunan Syech Muhammad Arsyad Al Banjari dan Kesultanan Banjar serta Walisongo. “Jadi persatuan dan kekerabatan terus terjalin dalam silaturrahim, Jika pemimpin salah, maka pengurusnya boleh menegur, seperti shalat berjamaah,” bebernya. 

Gusti Roni tokoh banjar pun menyampaikan, agar NA’AT terus menjaga kekerabaran dan persatuan. “Alhamdulillah telah terbentuk NA’AT Banjar Bakula,” imbuhnya.

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Jalan Pembangunan Banjarmasin Terbakar, Relawan Damkar Bergerak Cepat  

Hadir dalam peresmian dan pelantikan DPC NA’AT Banjar Bakula seperti seluruh garis keturunan Syech Muhammad Arsyad Al Banjari, Kesultanan Banjar, Walisongo. (*) 

 

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak