BRI Region 14 Banjarmasin Dukung FWE Backpacker Goes to Surabaya, Perkuat Literasi Ekonomi dan Jejaring Jurnalis

 

Sponshor Ship FWE Kalsel

PAGIKALIMANTAN.MY.ID, BANJARMASIN - Komitmen mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk di kalangan jurnalis ekonomi, kembali ditunjukkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office 14 Banjarmasin. 

Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Mobil Tabrak Lari Petugas DLH, Plh Kapolresta Minta Sopir Segera Menyerahkan Diri  

Dukungan tersebut diwujudkan terhadap kegiatan FWE Backpacker Goes to Surabaya, sebuah program yang diinisiasi Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalimantan Selatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, sekaligus memperdalam pemahaman mengenai perkembangan dunia usaha dan ekonomi nasional.

Regional CEO BRI Region 14 Banjarmasin, Bambang Indriatmoko, menilai peningkatan kualitas jurnalisme ekonomi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat. Menurutnya, media memiliki peran strategis menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat, terutama di tengah pesatnya dinamika ekonomi dan transformasi digital.

Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Mobil Tabrak Lari Petugas DLH, Plh Kapolresta Minta Sopir Segera Menyerahkan Diri  

“Kami memandang insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap wawasan para jurnalis semakin luas sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, edukatif, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Bambang.

Ia mengatakan, BRI tidak hanya berfokus pada penguatan layanan keuangan dan pemberdayaan pelaku usaha, tetapi juga mendukung berbagai inisiatif yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai sektor, termasuk dunia jurnalistik.

Menurut Bambang, perjalanan ke Surabaya diharapkan menjadi ruang belajar bagi para peserta untuk melihat secara langsung perkembangan ekonomi, industri, hingga praktik-praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam peliputan di Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Mobil Tabrak Lari Petugas DLH, Plh Kapolresta Minta Sopir Segera Menyerahkan Diri  

“Pertukaran pengalaman dan pengetahuan akan memperkaya perspektif para wartawan. Pada akhirnya, masyarakat juga akan memperoleh informasi yang semakin komprehensif dan berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalimantan Selatan, Arief Rahman, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BRI Region 14 Banjarmasin terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurut Arief, FWE Backpacker Goes to Surabaya bukan sekadar perjalanan, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas anggota melalui pengalaman langsung di lapangan. 

Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Mobil Tabrak Lari Petugas DLH, Plh Kapolresta Minta Sopir Segera Menyerahkan Diri   

Peserta akan memperoleh kesempatan memperluas jejaring, berdiskusi, serta mengamati berbagai perkembangan ekonomi yang dapat menjadi bahan peliputan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI Region 14 Banjarmasin atas dukungan yang diberikan. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi FWE untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi peningkatan kompetensi wartawan ekonomi di Kalimantan Selatan,” ujarnya.


Arief berharap kolaborasi antara dunia perbankan dan komunitas jurnalis dapat terus terjalin. Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk memperkuat ekosistem informasi ekonomi yang kredibel sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap isu-isu keuangan, investasi, dan perkembangan dunia usaha.

Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Mobil Tabrak Lari Petugas DLH, Plh Kapolresta Minta Sopir Segera Menyerahkan Diri  

Melalui dukungan terhadap FWE Backpacker Goes to Surabaya, BRI Region 14 Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. 

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan kapasitas insan pers, tetapi juga memperkuat penyebaran informasi ekonomi yang berkualitas sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi nasional. (*)