Deteksi Dini Hipertensi, Puskesmas Mantuil Gelar CKG jelang Harjad ke 500 Tahun Kota Banjarmasin



TINJAU CKG - Plt Kadis Kesehatan Banjarmasin dr Dwi Atmi Susilastuti, MM saat didampingi Plt Puskesmas Mantuil meninjau CKG di Jembatan Bromo, Sabtu (25/72/026). (foto:arsa) 

REPORTASEINDONESIAN.COM

BANJARMASIN, Kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sangat penting untuk Kota Banjarmasin Maju Sejahtera. Sebab warganya harus menjaga kesehatan salah satunya melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG), Sabtu (25/7/2026).

Hal inilah yang digelar pihak Puskesmas Mantuil Kecamatan Banjarmasin Selatan di bawah jembatan Bromo. Giat CKG dan donor darah, mengingat kelurahan warga terkait hipertensi cukup tinggi. 

Acara itu dihadiri Plt Kadis Kesehatan Banjarmasin Dr Dwi Atmi Suliwastuti MM. Camat Banjarmasin Selatan Wardah Niati dan Plt Kepala Puskesmas Mantuil Veny dan Ketua LMK Mantuil  H Hamdani. 

Puluhan warga pun berdatangan sesuai undangan untuk  CKG Puskesmas Mantuil dalam rangka Hari Jadi ke 500 Tahun Kota Banjarmasin. Termasuk donor darah yang disiapkan panitia bus  PMI hingga snack gratis. 

Camat Banjarmasin Selatan  diwakili oleh Wardahniati  yang menghadiri CKG itu mengatakan, ikon Banjarmasin Maju Sejahtera itu harus diawali dengan masyarakat yang sehat. Tentunya warga mesti rajin cek kesehatan, sebab penyakit itu jangan dibiarkan merusak fungsi tubuh dan harus segera ditangani.

Akibatnya  banyak generasi muda di usia 30 tahun hingga 40 tahun mengalami tensi darah tinggi atau jantung  sampai meninggal dunia.  Sementara itu banyak orang tua  masih sehat. Padahal fasilitas kesehatan sudah dekat dan mudah dijangkau yaitu Puskesmas di tiap keluarahan. 

"Nah disiniah kurangnya  kesadaran warga akan memperhatikan kesehatannya. Sementara kunjungan  masyarakat masih minim untuk mengunjungi Puskesmas,"sebutnya.

Wardahniati juga menyampaikan kepada warga bila ada kegiatan puskesmas untuk segera memanfaatkannya. "Biasanya cek kesehatan itu kan sering ibu-ibu, lantaran sekalian cek bumil dan anaknya. Sementara suami jarang karena kerja di luar rumah," terangnya. 

Kepada ketua RT dia juga mengimbau untuk mendukung program kesehatan dan puskesmas. Agar warganya terhindar dari penyakit  dan sehat sampai usia tua. 

Plt Puskesmas Mantuil  Venny Indriyani mengucapkan terimakasih atas bantuan semua pihak atas terlaksananya CKG ini. Alasan pihaknya menggelar CKG itu karena banyak sekali kejadian hipertensi atau akibat darah tinggi berujung meninggalnya seseorang. 

Karena itu pihaknya menggelar giat itu dengan mengundang karyawan perusahaan setempat. Apalagi layanan sudah terjangkau, kenapa angka kesehatan hipertensi masalah tinggi bahkan no 1 di Mantuil dan Basirih ini. 

"Jadi selama Juni ini Hipertensi ini mencapai 444 orang, dan mag 147 orang serta Ispa 104 orang" ungkap Venny mengingat jelang hari jadi kota Banjarmasin inilah  maka diperlukan CKG. Dan target yang dari giat itu yakni totalnya Donor sebanyak 30 orang  dan CKG 150 orang. 

Namun sayangnya kadang kepala keluarga atau si ayah sering melupakan kesehatanya. Ketika sakit tidak dirasakan atau berobat, bisa jadi karena kesulitan ekonomi dan melupakan CKG. 

Padahal CKG ini hampir dilaksanakan tiap hari, baik di Puskesmas maupun Posyandu. Karena di situ tak hanya untuk balita maupun lansia, tetapi juga semua untuk orang. 

Sedangkan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LMPK) Mantuil H Hamdani menambahkan, warga Mantuil jumlahnya 17ribu jiwa. Ditambah warga Basirih total keduanya mencapai 34 ribu jiwa, dan sudah saat rajin lakukan CKG. 

Salah satu warga RT 10 Mantuil bernama Muhammad yang berusia 81 tahun ini mengatakan, sekarang dirinya sudah tidak bekerja sebagai petani. "Saya hanya menjaga anak cucu, dan masih sehat dalam aktifitas sebagai petani dan Alhamdulillah masih sehat meskipun ada darah tinggi," pungkasnya. 


Penulis : Arsa




suma08
suma08 pria kalem, banyak mendengar daripada bicara. ingin berpenghasilan lumayan lah