ODKS Audiensi dengan Kepala Balmon SFR ID Kelas II Banjarmasin yang Baru, I Made Pradnyana


FOTO BERSAMA - Kepala Balmon SFR ID Kelas II Banjarmasin yang Baru, I Made Pradnyana saat foto bersama dengan ketua dan pengurus ODKS usai Audiensi, Selasa (22/9/2026) siang. (foto:sum/brt) 

REPORTASEINDONESIAN.COM

BANJARMASIN - Salam ORARI !!, kepengurusan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Kalimantan Selatan (ODKS) masa bakti 2024 - 2029, melakukan Audiensi kepada Kepala Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi ID Kelas II Banjarmasin, I Made Pradnyana, Selasa (22/9/2026) siang. 

Audiensi itu dipimpin langsung Ketua ODKS H Akhmad Yani (YB7KY) didampingi Wakil Ketua M Yunus (YB7NUS). Termasuk didampingi Muhriadi (YC7IQ) selaku Ketua Bagian Monitoring, 

 Kabid Teknik Isar (YC7ISR), Wakil Bendahara Diana Susanti (YB7MYG), Bendahara Norjenah (YB7JNH) serta Akhmad Riyadi (YC7MIB) dan Humas, Arsuma Saputera (YC7MUC). 

Kegiatan itu bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus melakukan koordinasi dan bersinergi terhadap Pelaksanaan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR). Juga hal - hal lain yang berkenaan dengan Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio di wilayah Kalimantan Selatan.

Kepala Balmon SFR ID Kelas II Banjarmasin juga didampingi Muhammad Amin selalu Ketua Panitia Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) dan Ketua sub Tim Sarana Prasarana Monitoring dan Layanan. Sedangkan Nofiannoor selakuFungsional Pengendali Frekuensi Radio. Usai perkenalan dengan Ka Balmon asal Denpasar itu, juga dibahas tentang tempat pelaksanaan UNAR non regular. 

Dan sebelumnya Amin mengatakan, setiap awal minggu bulan pertama pihaknya menggelar UNAR dalam beberapa tahun ini. Namun karena keterbatasan dana Balmon tidak bisa menggelar di luar kantor, kecuali kerjasama dengan Lokal setempat. 

Ketua ODKS HA Yani dua periode pengurus ini mengatakan hubungan ODKS dengan Balmon ini sangat bagus dalam setiap kegiatan UNAR.  Hal ini karena memahami tugas masing-masing di lapangan maupun di Balmon. 

Ada tempat untuk UNAR di BKSDM dapat menampung sampai 40 orang direncanakan akan diuji coba dalam bulan atau tahun depan. Sementara Izin Repetear di kabupaten kota menjadi perhatian Ketua ODKS ini. 

Peminat frekuensi banyak dari relawan dan sosial. Mereka membutuhkan frekuensi sendiri, dan radio itu perlu legalitasnya. Namun dari penjelasan KaBalmon SFR ID Kelas II Banjarmasin I Made Pradnyana bahwa izin Repetear untuk amatir di VHF sudah penuh. 

"Jadi untuk Repetear diluar band plan amatir sudah penuh, yakni frekuensi untuk dinas bergerak darat," tegas Made. Dia juga apresiasi kalau dulu Kalsel Tahun lalu dapat penghargaan anggota terbanyak se Indonesia anggota ORARI sesuai jumlah penduduk. 

Sedangkan terkait izin Repetear komersil biayanya Rp3,5 juta dan handy talki (HT) sebanyak 38 buah. Dia juga mengungkapkan pihaknya memiliki aplikasi di Play Store namanya SIRANI. 

Dulu waktu UNAR masih belum online jaman Parpostel, pernah peserta sampai tembus lebih 1000 amatir. Waktu itu sudah online  CAT UNAR di Kabupaten Tanah Laut (Tala) terbanyak pesertanya. Dan sampai awal September tadi sebanyak 176 peserta sudah ikut UNAR, terbanyak dari siaga 139 orang. 


Sementara itu terkait gangguan atau interferensi, dijelaskan Made Balmon punya website untuk laporannya gangguan, baik swasta dan amatir. "Bahkan aplikasi itu juga dipantau oleh pusat, jadi silakan kalau mau laporkan gangguan berkoordinasi dengan pihaknya,"ujarnya 

Selanjutnya dia mengajak agar meramaikan Hari Bakti Postel ke 81 pada Minggu 27 September 2026 nanti. "Acaranya habis upacara dan disusul senam pagi, dilanjutkan dengan donor darah. Silakan datang untuk meramaikan acara tersebut,"pungkas Made. 


Penulis : Arsa

suma08
suma08 Terus berproses, semoga berkah