![]() |
| Menteri Rini Widyantini |
REPORTASEINDONESIAN.COM, JAKARTA - MenPAN-RB Rini Widyantini menulis surat untuk seluruh aparatur sipil
negara (ASN). Melalui surat itu, ia memberikan apresiasi atas kinerja
ASN dan berpesan tetap melayani meski tidak semua orang melihat.
Surat itu ditulis Rini dan diunggah di akun Instagramnya @menpanrb. Dalam keterangan unggahannya, Rini menyampaikan pesan
hormat kepada seluruh ASN.
"Untuk seluruh ASN yang saya cintain dan banggakan. Melalui pesan ini,
saya ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh ASN
yang setiap hari terus bekerja melayani masyarakat," kata Rini.
Rini pun berpesan agar ASN terus menjaga integritas dan tetap menguatkan
semangat pengabdian. Ia berharap ASN tetap melayani masyarakat meskipun
tidak semua orang melihat.
"Teruslah menjaga integritas, menguatkan semangat pengabdian dan menjadi kebanggaan Indonesia," ujarnya.
Berikut isi surat yang ditulisnya untuk seluruh ASN:
Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di penjuru Indonesia, yang saya cintai dan banggakan
Hari ini saya ingin menyapa anda sebagai sesama manusia yang sedang
mengemban amanah besar. Saya tahu, tidak semua hari terasa mudah. Ada
yang bekerja dengan keterbatasan. Ada yang menghadapi ekspektasi
masyarakat yang tinggi. Ada yang harus tetap tersenyum melayani,
meskipun sedang menyimpan lelah, rindu keluarga, atau persoalan pribadi.
Namun setiap pagi, Anda tetap mengenakan seragam Pengabdian. Tetap
membuka ruang pelayanan. Tetap menjawab kebutuhan masyarakat. Tetap
hadir. Dan ketahuilah, kehadiran itu berarti amanah dan ibadah. Mungkin
tidak semua kerja keras Anda mendapat tepuk tangan. Mungkin tidak semua
pengorbanan menjadi berita.
Namun setiap anak yang mendapat pendidikan lebih baik, setiap pasien
yang dilayani dengan tulus, setiap bantuan yang sampai kepada
masyarakat, setiap jalan yang dibangun, setiap data yang dikelola dengan
benar, semuanya adalah wajah nyata negara yang bekerja.
Negara hadir melalui tangan-tangan Anda. Di tengah berbagai tantangan
dan juga peluang lompatan besar Indonesia yang kita hadapi hari ini,
saya ingin mengajak kita semua tetap fokus arah untuk menjalankan amanah
besar dari Negara yang kita cintai..
Tantangan jadikan booster untuk terus semangat melayani. Justru saat
tantangan besarlah profesionalisme dibuktikan, dan pengabdian menemukan
maknanya. Sejarah bangsa ini tidak dibangun oleh mereka yang bekerja
hanya ketika keadaan mudah.
Sejarah dibangun oleh mereka yang tetap berdiri, tetap bekerja, dan
tetap percaya bahwa kebaikan yang dilakukan hari ini akan menjadi
warisan bagi generasi berikutnya
Saya percaya masih sangat banyak aparatur yang bekerja dalam diam, tanpa
sorotan, tanpa pujian, tetapi dengan dedikasi yang luar biasa. Mereka
adalah wajah Indonesia yang sesungguhnya.
eruslah menjadi ASN yang berAKHLAK. Teruslah menjaga integritas,
meningkatkan kompetensi, saling menguatkan, dan menghadirkan pelayanan
yang semakin berkualitas.
Semangat Bangga Melayani Bangsa menjadi fondasi budaya bekerja ASN dalam
memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara kita tercinta.
Mari kita buktikan bahwa birokrasi bukan sekedar menjalankan administrasi, tetapi menjadi kekuatan yang menghadirkan harapan.
Terima kasih atas dedikasi, kesabaran dan ketulusan Anda semua.
Tetaplah menjadi cahaya. Tetaplah melayani, bahkan ketika tidak semua orang melihat.
Karena Indonesia yang maju tidak lahir dari kerja satu orang, tapi dari
jutaan ASN yang memilih untuk tetap mengabdi dengan hati.
Teruslah melayani
Teruslah menginspirasi
Teruslah menjaga Indonesia
18 Juli 2026
Salam hangat
RINI WIDYANTINI
Tulisan ini diunggah usai adanya kritik dari parlemen terkait kinerja
ASN. Kritik itu disampaikan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy
Karsayuda dalam rapat kerja bersama KemenPAN-RB, BKN, LAN, dan sejumlah
pihak lainnya, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Rifqi meminta agar KPI (key performance indicator) atau indikator
kinerja dari aparatur sipil negara (ASN) ditingkatkan guna memperbaiki
kualitas hasil kerja mereka. Ia menyinggung mentalitas sebagian ASN yang
selama ini masih menjadi sorotan.
"Kita ke depan mungkin, Ibu MenPAN-RB dan Bapak Ibu sekalian yang hadir
di ruangan ini, perlu meningkatkan sedikit KPI (key performance
indicator) kepada seluruh birokrasi kita, ASN kita, apakah itu pegawai
negeri sipil (PNS) termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja
(PPPK)," ujar Rifqinizamy.
Rifqinizamy kemudian menyinggung soal ASN yang tidak bisa kompetitif
jika dibandingkan dengan pegawai swasta. Politikus Partai NasDem ini
lantas menyoroti digitalisasi yang telah dilakukan tidak meningkatkan
performa. Dia menilai mentalitas ASN-nya belum berubah meskipun ada
digitalisasi.
"Ekosistem digitalnya belum berubah, mentalitas sumber daya manusianya
nggak berubah, masih ngabsen, pulang, ngopi, sore ngabsen lagi,"
sebutnya. (*)


