Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen (YLK) Kalimantan Selatan, Dr. Akhmad Murjani. (Foto: Istimewa)
REPORTASEINDONESIAN.COM, BANJARMASIN– Ketua Yayasan
Perlindungan Konsumen (YLK) Kalimantan Selatan, Dr. Akhmad Murjani, mengapresiasi langkah jajaran kepolisian yang berhasil mengungkap peredaran rokok ilegal di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, tindakan tegas aparat menjadi bagian penting dalam melindungi kepentingan negara sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat sebagai konsumen.
"Peredaran rokok ilegal harus menjadi perhatian bersama karena bukan hanya berdampak terhadap penerimaan negara dari sektor cukai, tetapi juga berpotensi merugikan masyarakat yang membeli produk tersebut," kata Murjani, Jumat (24/7/2026).
Ia mengapresiasi keberhasilan Satreskrim Polres Hulu Sungai Selatan dan Unit Resmob Satreskrim Polres Tapin yang telah mengungkap dugaan peredaran rokok ilegal beserta barang buktinya.
Menurut Murjani, keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam menindak pelanggaran hukum di bidang perdagangan barang kena cukai.
Selain merugikan negara, lanjutnya, keberadaan rokok tanpa pita cukai juga dinilai menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi pelaku usaha yang selama ini mematuhi aturan dan memenuhi kewajiban membayar cukai.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat saat membeli rokok dan tidak tergiur dengan harga murah yang ditawarkan produk tanpa pita cukai.
"Dari perspektif perlindungan konsumen, masyarakat berhak memperoleh barang yang legal dan sesuai ketentuan. Karena itu, pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal harus terus diperkuat," ujarnya.
Murjani menambahkan, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen memberikan hak kepada masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi suatu produk.
Karena itu, ia berharap penindakan terhadap peredaran rokok ilegal tidak hanya dilakukan secara insidental, tetapi juga berkelanjutan dengan melibatkan seluruh instansi terkait.
"Sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan agar peredaran rokok ilegal di Kalimantan Selatan dapat ditekan semaksimal mungkin. Dengan begitu, penerimaan negara tetap terjaga dan hak-hak konsumen juga terlindungi," pungkasnya.
Penulis/Editor: Suyi


