Reportase Indonesia

ODKS Hadiri HAM Festival Orlok Kapuas Kalteng hingga Akhir Acara

 

FOTO BERSAMA - Ketua ODKS HA Yani YB7KY  dan Ketua Orda Kalteng Radha Krisnadi  (YB7RDH)  foto bersama dengan peserta dan anggota Orlok Banjarbaru  usai HAM Festival Orlok Kapuas di Kapuas Kalteng, Minggu (17/5/2026). (foto:ars)


REPORTASEINDONESIAN.COM, BANJARMASIN - Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal (Orlok)  Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar HAM  Festival, dalam Rangka Hari Jadi Kota Kapuas ke 220 tahun 2026, Minggu (17/5/2026) pagi. Kegiatan lomba amatir itu tentunya sebagai ajang silaturahmi semua anggota hingga pengurus Orda Kaltim dan Kalsel. 


Termasuk juga Ketua ORARI Daerah Kalimantan Selatan (ODKS) H Akhmad Yani (YB7KY) hadir bersama pengurus lainnya. Tak ketinggalan juga Ketua  Dewan Pengawas dan Penasehat (DPP) ODKS yakni Ibnu Majah (YB7IBM), dan anggota H Rusmani (YB7HMB). 


 "Jadi kita datang menghadiri undangan HAM  Festival Kapuas ini, guna memberikan dukungan dan support kepada lokal se Kalsel yang ikut lomba,"sebutnya didampingi Wakil Ketua M Yunus (YB7NUS). 


HA Yani yang didampingi  bersama pengurus yang cukup lengkap sebanyak 10 personel itu pun berharap Orlok dapat menjadi juara. Hal itu sebagai pengalaman untuk kembali berlomba di HAM Festival Aniversary di Kiram Kabupaten Banjar, pada 18-19 Juli nanti. 


Dalam kegiatan ini dihadiri juga Ketua DPP ORARI pusat, Yunan Candra (YB7KPB). Dia mengatakan, dirinya mengapresiasi kegiatan HAM Festival Lokal Kapuas ini. Dengan begitu akan menambah semangat dan kapasitas anggota amatir makin profesional. 


"Kegiatan HAM Festival Lokal Kapuas ini patut kita dukung, agar generasi muda amatir dapat menarik masyarakat luas untuk bergabung. Selain itu kemampuan  amatir menjadi teladan bagi yang baru bergabung,"ujarnya.


Sebelumnya Ketua lokal Kapuas Muhammad Reza Gunawan (YB7RZA) mengatakan, ORARI sebagai cadangan dukungan komunikasi kebencanaan diharapkan terus berkembang luas. Hal ini dimaksudkan agar dukom itu agar berjalan lancar dan terus berkoordinasi dengan pihak Terkait. 


Selanjutnya Ketua Orda Kalteng, Radha Krisnadi S KL (YB7RDH) mengatakan, HAM Festival Kapuas itu sebagai ajang berkumpulnya amatir radio melaksanakan kegiatan lomba. Di Kalteng ini sudah diatur menggelar Hamfes secara bergiliran dari lokal, namun hanya sebagian lokal yang dapat melaksanakannya. 


Dia menambahkan, untuk  kegiatan terkait rangkaian hari jadi Kapuas tersebut, pihaknya sudah melaksanakan SES beberapa hari lalu. "Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menambah semangat dan kemampuan diri amatir radio,"harapnya.



Asisten III  Pemkab Kuala Kapuas, Pery Noah saat membuka Ham Festival Orlok Kapuas ini mengatakan, ORARI bukan sekedar hoby tapi merupakan  aset negara. Terutama dalam hal bantuan dukom kebencanaan dalam membantu pemerintah dan giat sosial masyarakat. 


"Saya menyambut baik dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kegiatan Hamfes ini. Karena selain dukom juga dapat membawa multiplayer efek terhadap ekonomi wisata Kapuas,"ucapnya yang juga dihadiri  Ketua Orda Kaltim Aji Ilmuddin (YB7UN) 


Selanjutnya dalam lomba tiga itu peserta diikuti oleh Orlok  Tanbu,  Tala,  Banjarmasin,  Banjabaru, dan Batola. Sementara dari Kalteng sebanyak empat lokal yang mengikutinya. Diantaranya, Palangkaraya,  Sampit, Pulang Pisau  dan Barito Timur (Bartim). 


Untuk juara 1 lomba Slalom Test diraih YD7HXP. Trio Gunawan berhasil menebak dengan benar dalam empat kali race pria asal Orlok  Banjarbaru ini. Juara dua karena salah menebak terpaksa YD7LYF atau Rudi Faisal dari Orlok  Tanbu sebagai runer up.  



Sedangkan YD7NQE menduduki juara 3, Armain asal Orlok Kota Banjarbaru ini. Dan YD7HTY  Ady dari Orlok Banjarmasin maupun YD7MOP hanya dapat menebak sinyal satu kali. 


Kemudian untuk Lomba Eyeball QSO dimenangkan oleh  YD70HK, amatir asal Palangkaraya ini meraih nilai 1.080. Kemudian juara dua disabet YC7JQF, Suryanto berhasil mengumpulkan nilai sebanyak 180. 


Diurutkan ketiga, YD7RHS atau Mimin Ngatminah mendapat nilai 840 anggota amatir Orlok Palangkaraya ini. Dalam Eyeball QSO ini wanita tersebut girang bukan main untuk pertamakalinya. 


Kemudian pada lomba Walking Fox Hunting, juara satu disabet YD7MOP dari Lokal Tanbu dengan nilai tercepat 12.41. Kemudian disusul Febrianor Efendy YD7NFE dari Orlok Banjarbaru, dengan finis waktu 12.48.


Juara tiga diraih Hidayat dari Orlok Kota Banjarbaru dengan finis waktu 12.50. Sementara juara keempat disabet oleh Rudi Faisal YD7LYF dari Orlok Tanbu dengan waktu finis 13.01. 

 

Penulis : Ars



Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak