Reportase Indonesia

Penambahan Jurusan di Sekolah dan Perguruan Tinggi Dapat Menyesuaikan Peminatan Anak-anak di Kalsel

 

Dr HA Murjani MKes SH MH

REPORTASEINDONESIAN.COM, BANJARMASIN - Penambahan jurusan di sekolah dan perguruan tinggi dapat menyesuaikan peminatan yang banyak dari anak-anak banua. Hal ini untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Selatan (Kalsel).

 

Baca Juga: Villa Palawan Tahura Sultan Adam, Yuk Nginap Liburan

 

Kalsel banyak Sumber Daya Alam seperti Tambang, Sawit, Hutan, tentu seharusnya sekolah pun menambah jurusan pertambang, perkebunan sawit, perhutanan. “Jadi perlu dikuati jurusan Teknik-teknik yang berkaitan dengan pertambangan, sawit dan hutan di sekolah, baik sekolah negeri maupun swasta,” ucap pengamat pendidikan Dr HA Murjani MKes SH MH.

 

Menurutnya, perlu juga dikuatkan dengan jurusan di sekolah dan kampus berkaitan audit. “Ya, jadi jurusan peminatan itu seharusnya dikuatkan, dan pemerintah daerah memberikan dukungan, agar anak-anak di Kalsel bisa sekolah di jurusan peminatan itu,” jelas dosen UCB ini.

 

Baca Juga: Villa Palawan Tahura Sultan Adam, Yuk Nginap Liburan

 

Ia mencontohkan, anak-anak dapat beasiswa untuk jurusan peminatan di daerah-daerahnya masing-masing. Begitu pula untuk perguruan tinggi, sambungnya, dibutuhkan pula jurusan peminatan seperti berkaitan dengan Kesehatan (kedokteran, perawat, dan lainnya). “Mereka diberikan dukungan biaya, apalagi berprestasi. Sebab walau berprestasi, tapi tidak ada dukungan biaya, tentu tidak bisa jalan,” tambahnya.

Termasuk dukungan pembiayaan, bebernya, bagi anak-anak yang potensial di daerah yang melanjutkan ke sekolah-sekolah seperti TNI, Polri, dan lainnya.

 

Baca Juga: Tempat Wisata yang Bisa Dijelajahi, Yuk Coba 

 

Untuk itu, Ia berharap, kepada sekolah dan perguruan tinggi agar tidak membuka jurusan-jurusan sama. ‘Akibatnya banyak lulusan tidak terampil dan memperoleh pekerjaan. Kita ingin anak-anak di Kalsel begitu lulus sekolah maupun kuliah dapat dan siap bersaing di pasar kerja,” imbuh advokat senior KAI ini. (*)



 

 

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak