REHAB TITIAN - Kondisi Titian ulin di Gang Amanah Jalan Kuin Utara RT 11 kondisinya sangat memprihatinkan, meski pihak pelaksana dan dinas terkait sudah mengukur beberapa kali, namun belum juga direhab, Rabu (10/6/2026).(foto:sum/brt)
REPORTASEINDONESIAN.COM, BANJARMASIN - Titian ulin di Gang Amanah Jalan Kuin Utara RT 11 kondisinya sangat memprihatinkan, Rabu (10/6/2026). Meski sudah beberapa kali dilakukan pengukuran namu belum juga dilakukan perbaikan.
Hal ini lah yang dikeluhkan Mukminah yang tinggal di bantaran sungai Barito, penjual solar eceran itu khawatir Titian swadaya warga itu menelan korban. "Pernah ada sekali warga disini terjatuh karena lantai dan tiang ulin patah karena kecil balik dan papan ulinnya,"bebernya.
Menurutnya Titian itu bukan hanya menjadi urat nadi pihaknya, namun juga warga sekitar. Karena juga ada dermaga kecil penumpang turun dan naik ke darat, selain tempat tambat klotok.
"Yang kami jadi heran itu, pihak kontraktor sudah dua kali melakukan pengukuran Titian tersebut. Namun belum juga dilakukan perbaikan hingga sekarang," ujarnya.
Dia pun berharap, perbaikan itu ada hasilnya, minimal tiangnya diganti yang besar hingga tidak goyang saat Jalan melintasinya. "Tidak mengapa kalau Titian tidak dicor semen, tapi minimal pondasi dan lantai ulinnya diganti,"harap Mukminah didampingi keponakannya Arman Syah.
Ketua RT 11 Kelurahan Kuin Utara Halnya saat dihubungi lewat telepon mengatakan, Titian yang belum direhab sepanjang 50 meter . "Memang pihak pemborong sudah dua kali mengukur Titian itu, tapi malah perbaikan di RT lain. Katanya dana untuk di Gang Amanah belum ada,"ungkapnya.
Kemudian untuk rencana rehab itu Beberapa bulan tadi belum juga diperbaiki. " Kita juga harapannya demikian, namun pihak pemborong menyatakan selalu belum ada dananya untuk rehan di Gang Amanah Kuin Utara tersebut,"tutup Hamna.
Dia berharap pihak PUPR atau siapa pun terkait program rehab Titian di Jalan Kuin Utara tepi sungai Barito itu segera direalisasikan. Agar warga tidak menuntut lagi kapan diperbaiki, terutama demi keamanan pejalan kaki setempat.
Penulis : Arsa
