![]() |
| Gelaran Bola Voli Popda Kalsel 2026, Siap Tanding |
REPORTASEINDONESIAN.COM, BANJARMASIN - Cabang olahraga bola voli Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 mempertemukan 13 tim putra dan 11 putri. Termasuk Tanah Bumbu (Tanbu) dan Banjarbaru yang hadir sebagai mantan juara sebelumnya untuk bersaing pada 16 Mei hingga 24 Mei 2026 di GOR SKB Mulawarman Banjarmasin.
Baca Juga: YLK Soroti Sulitnya Solar Subsidi, Minta Pemprov Kalsel Bentuk Satgas BBM
Tanbu juara kategori putra dan Banjarbaru dikelompok putri diperhelatan Popda dua dua tahun lalu. Dengan status tersebut, keduanya otomatis menjadi target yang paling ingin dijungkalkan oleh tim-tim lain yang datang dengan ambisi serupa.
Technical Delegate (TD) cabang bola voli Popda Kalsel 2026, Sunu Hardiono, menyambut bergulirnya kompetisi ini dengan optimisme tinggi. Para atlet-atlet pelajar muda ini adalah bukti nyata bahwa regenerasi bola voli Kalsel terus berjalan dengan baik.
"Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh kabupaten dan kota yang mengirimkan tim terbaiknya. Ini menjadi ajang yang sangat penting, bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi bagaimana kita melihat perkembangan kualitas permainan bola voli pelajar di daerah dari tahun ke tahun," jelas Sunu, Selasa (19/5/2026).
Ia juga menyoroti absennya dua daerah di kategori putri sebagai catatan yang perlu diperhatikan bersama. Menurutnya, pemerataan pembinaan voli putri di seluruh kabupaten dan kota harus menjadi prioritas ke depan agar Popda berikutnya bisa diikuti seluruh kontingen secara penuh.
"Harapan kami ke depan, semua kabupaten dan kota bisa mengirimkan tim di kedua kategori. Ini penting karena Popda adalah fondasi dari sistem pembinaan kita. Semakin banyak daerah yang berpartisipasi, semakin luas pula jaringan pembinaan atlet muda yang kita bangun," tegasnya.
Sunu juga menyampaikan harapannya agar kompetisi ini benar-benar menjadi ajang seleksi yang ketat dan melahirkan atlet-atlet potensial yang siap membawa nama Kalsel di level yang lebih tinggi, termasuk persiapan menuju Popnas 2027.
"Semoga dari Popda ini lahir bibit-bibit unggul yang nantinya bisa menjadi kebanggaan Kalsel di kancah nasional. Kompetisi yang sehat dan fair adalah kunci untuk melahirkan atlet terbaik," tutur Sunu. (*)
